MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Inspektur Provinsi Papua Barat Dr. Erwin P.H. Saragih, S.H., M.H., meninjau langsung fasilitas kontingen Pesparawi Nasional XIV asal Sumatera Utara (Sumut). Peninjauan ini guna memastikan kenyamanan para peserta.
Sesuai jadwal, kontingen Pesparawi dari Provinsi Sumatera Utara dijadwalkan tiba di Manokwari pada Selasa 16 Juni 2026. Erwin mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi memastikan kenyamanan para peserta selama berada di Manokwari.
Menurutnya, sekitar 49 orang kontingen dari Sumatera Utara akan tiba lebih awal sebelum seluruh rombongan lengkap. Karena itu, mereka akan menempati lokasi transit sementara sebelum dipindahkan ke hotel resmi yang telah disiapkan panitia.
“Besok kontingen dari Sumatera Utara tiba di Manokwari. Saya bersama tim turun langsung untuk memastikan kelayakan penginapan dan fasilitas yang akan digunakan peserta selama masa transit. Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan baik sebelum nantinya masuk ke hotel resmi,” ujar Saragih saat meninjau Asrama Mansinam, Senin 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan, para peserta yang datang lebih awal akan menempati penginapan sementara hingga seluruh anggota kontingen tiba. Selanjutnya, pada 18 Juni 2026, mereka akan dipindahkan ke hotel yang telah ditetapkan sebagai lokasi akomodasi resmi, yakni Hotel Vitta.
Selain memastikan kelayakan tempat tinggal sementara, tim Inspektorat juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas pendukung lainnya, mulai dari kondisi kamar, kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, hingga kebutuhan dasar peserta selama berada di Manokwari.
Saragih menegaskan bahwa perhatian terhadap kenyamanan peserta merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam menyukseskan pelaksanaan Pesparawi XIV yang akan diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
“Ada beberapa alternatif dan pilihan yang kami siapkan untuk menjamin kenyamanan mereka. Semua kami lakukan secara teliti agar para peserta merasa aman, nyaman, dan betah selama berada di Manokwari,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan Pesparawi tidak hanya ditentukan oleh kelancaran acara, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh tamu dan peserta yang datang dari berbagai daerah.
“Ini merupakan arahan langsung dari Bapak Gubernur Papua Barat agar seluruh perangkat daerah ikut berperan aktif dalam menyukseskan Pesparawi. Bentuk dukungan kami adalah memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi dan kenyamanan mereka terjamin. Harapannya, mereka membawa kesan positif tentang Papua Barat ketika kembali ke daerah masing-masing,” ungkapnya.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menjadi momentum penting bagi Papua Barat sebagai tuan rumah. Selain menjadi ajang pembinaan dan pengembangan seni paduan suara gerejawi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan keramahan masyarakat serta potensi daerah kepada para tamu dari seluruh Indonesia. [ars]











