MANOKWARI, PAPUAKITA.com—Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara pengoperasian dapur Makan Bergizi Gratis alias MBG di Kabupaten Manokwari.
Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa dikonfirmasi, Rabu 1 April 2026, membenarkan soal penutupan atau penangguhan puluhan dapur tersebut.
“Benar ada dapur yang kita suspend (tangguhkan),” katanya dikonfirmasi lewat pesan whatsapp.
Erika Werinussa menjelaskan, terdapat 20 dapur di Manokwari yang ditangguhkan operasionalnya.
“Sebanyak 22 dapur itu, 20 diantaranya kita suspend. Tidak ada jangka waktu yang ditentukan. Dua dapur masih tetap beroperasi, hingga usai libur paskah tetap beroperasi,” ungkapnya.
Dijelaskan, penangguhan puluhan dapur tersebut dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
“Tidak ada jangka waktu, atau sampai kapan. Kita menunggu saja dari pihak mitra atau pemilik dapur sudah menyiapkan dan menyediakan IPAL sesuai dengan permintaan BGN, yaitu IPAL portable dan grease trap, maka dapur itu boleh beroperasi kembali,” tutupnya.
Tercatat di Manokwari terdapat total 22 dapur MBG. Kendati demikian, baru 21 dapur yang resmi dan aktif beroperasi.
“Satu dapur belum beroperasi karena ada pengurusan administrasi yang belum terselesaikan,” singkat Erika Werinussa tanpa merinci kelengkapan administrasi seperti apa dan data dapur dimaksud.
Alasan penutupan atau penangguhan pengoperasian dapur MBG di Manokwari adalah berkaitan dengan kepatuhan terhadap pengelolaan sanitasi.
“Kalau sudah menyiapkan dan menyediakan IPAL sesuai dengan permintaan BGN, maka surat suspend-nya akan dicabut,” pungkasnya.


