KAIMANA, PAPUAKITA.com—Bupati Kaimana Hasan Achmad meresmikan Pondok Pesantren Modern Bina Anak Nusantara, yang terletak di Kawasan Krooy, Sabtu 17 Januari 2026.
Peresmian Pondok Pesantren Modern Bina Anak Nusantara dirangkai dengan peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
“Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kisah Isra Miraj, di mana perjalanan yang semestinya ditempuh selama satu setengah bulan, hanya dapat ditempuh sekilas di malam hari.
Ini menggambarkan kepada kita bahwa di kemudian hari, ilmu pengetahuan itu bisa saja menjangkau dimensi-dimensi yang pernah dikisahkan dalam Al-Quran,” kata Bupati.
Kehadiran pondok pesantren Bina Anak Bangsa ini, untuk menjawab persoalan perkembangan ilmu pengetahuan yang ada batasannya, tetapi hal itu dapat dicari oleh manusia dengan melakukan berbagai upaya keras dalam mempelajari ilmu pengetahuan itu sendiri.
Kata Bupati Kaimana, ilmu pengetahuan itu terus berkembang, akan tetapi tingkat kecerdasan manusia itu merosot.
“Salah satu alasannya adalah meningkatnya teknologi informatika yang sering disalahgunakan ataupun disalahartikan. Kita lebih banyak bergantung pada informasi-informasi instan, sehingga mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mempelajari ilmu pengetahuan terutama ilmu-ilmu agama,” kata Bupati.
Bupati Hasan juga mengingatkan, jika kita tidak pandai dalam menggunakan ilmu pengetahuan di zaman sekarang ini dengan baik, maka kita akan menuju pada suatu bencana yang besar.
Bupati berharap dengan hadirnya Pondok Pesantren ini, bisa membina mereka agar dapat menjadi insan yang beriman, taqwa dan berakhlak, terpuji serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang banyak tersirat juga tersurat dalam Al-Quran,.
“Maka kita akan bisa melakukan perbaikan-perbaikan terutama dari generasi muda kita,” katanya.
Bupati juga mengapresiasi atas upaya yang sungguh-sungguh dari para pihak sehingga pesantren ini dapat terbentuk.











