KAIMANA, PAPUAKITA.com—Pengurus Taekwondo Kaimana mengutus 10 pelatih untuk mengikuti Program 3 In 1 yang berlangsung di Timika, Papua Tengah pada 14-19 April lalu.
Program 3 In 1 ini meliputi pendidikan dan pelatihan pelatih, diklat wasit daerah, serta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN.
Pelatih Utama Tim Taekwondo Kaimana, Saleh Buton mengatakan keterlibatan pihaknya dengan mengutus 10 pelatih pada program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya pelatih.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas dan profesionalisme para pelatih. Tidak hanya dalam aspek teknis kepelatihan tetapi juga dalam pemahaman peraturan pertandingan serta peningkatan jenjang keilmuan dan keterampilan,” jelas Saleh Buton, Rabu 22 April 2026.
Dengan mengikuti program terpadu ini, para pelatih diharapkan mampu membawa peningkatan kualitas pembinaan atlet taekwondo di Kaimana sekaligus memperkuat peran dalam memajukan olahraga taekwondo di Kabupaten Kaimana secara berkelanjutan.
Saleh berharap, melalui partisipasi aktif dalam program 3 In 1 ini, Pengurus Taekwondo Indonesia Kabupaten Kaimana dapat menciptakan pelatih-pelatih yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mencetak atlet berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
10 pelatih atau Sabeum yang diikutkan dalam program 3 in 1 yakni Karel Busira DAN 3 Kukkiwon. Richy Beruatwarin. DAN 3 Kukkiwon. Asep Diansyah. DAN 2 Kukkiwon. Hendro Ronsumbre. DAN 2 Kukkiwon.
Dedy Junaidin Watora. DAN 2 Kukkiwon. Welleam Horota. DAN 2 Kukkiwon. Andreas Sopaheluwakan. DAN 1 Kukkiwon. Oli S. Rahaten. DAN 1 Kukkiwon. Nelson Naguara. DAN 1 Kukkiwon serta Ria Kharisna Kurita. DAN 1 Kukkiwon.
Dalam kesempatan yang sama, Saleh Buton juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah kabupaten Kaimana melalui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Kabid. Pemuda dan Olahraga yang memfasilitasi finansial sehingga para Pelatih bisa mengikuti kegiatan 3 in 1 di Timika.







