Tim SAR selamatkan 17 penumpang speedboat mati mesin di Perairan Asakauni, Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, PAPUAKITA.com—Tim SAR gabungang selamatkan sebanyak 17 penumpang speedboat yang mengalami mati mesi di Perairan Asakauni, Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu 30 September 2026.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin menjelaskan, bahwa speedboat mengalami mati mesin saat bertolak dari Distrik Tomu menuju kota Bintuni sekira pukul 15.00 WIT.

“Hingga pukul 21.35 WIT, speedboat tersebut belum tiba di Teluk Bintuni sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Pos SAR Teluk Bintuni,” ungkap Yefri, Kamis 1 Oktober 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Teluk Bintuni bersama unsur SAR gabungan melakukan bergerak menuju lokasi kejadian.

Kata Yefri, operasi SAR melibatkan personel Pos SAR Teluk Bintuni, Polairud Teluk Bintuni, serta masyarakat dengan dukungan peralatan SAR laut.

Upaya pencarian yang dilakukan membuahkan hasil, tim SAR gabungan berhasil menemukan speedboat beserta seluruh penumpangnya.

“Sebanyak 17 orang yang berada di atas kapal dinyatakan selamat dan selanjutnya dievakuasi menuju tempat yang aman,” ujarnya.

Yefri menegaskan, bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan dan kesigapan personel di lapangan serta kolaborasi seluruh unsur SAR gabungan.

“Yang paling utama, seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yefri mengimbau, masyarakat yang hendak melakukan aktivitas pelayaran agar selalu memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan baik serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.

“Selalu mengutamakan keselamatan, membawa perlengkapan keselamatan yang memadai, dan tidak memaksakan perjalanan apa bila kondisi kapal maupun cuaca tidak mendukung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *