Wabup Isak Waryensi respon aduan soal drainase macet di Jalan Lingkar Simora 

KAIMANA, PAPUAKITA.com—Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi merespon aduan masyarakat soal luapan air akibat macetnya drainase di kawasan Jalan Lingkar Simora. Wabup meninjau langsung lokasi tersebut, Rabu 6 Mei 2026.
Luapan air semakin tak terkendali setelah Kaimana dilanda hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Dalam peninjauan tersebut, Wabup Isak Waryensi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaimana, Agustinus Tangyong, Kepala Bidang Pengairan PUPR, serta Kepala Kampung Trikora.

“Menjawab pengaduan masyarakat, hari ini saya turun langsung meninjau lokasi drainase induk yang tersumbat,” ujar Isak Waryensi dalam keterangan tertulis, Kamis 7 Mei 2026.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik rawan yang berpotensi sebabkan luapan air, guna memastikan langkah penanganan yang cepat dan tepat.

“Kami bersama tim melihat langsung jalur-jalur yang perlu segera dikerjakan agar dapat mengurangi genangan air,” ujarnya

Sebagai langkah penanganan, kata Wabup Isak Waryensi, Pemerintah Daerah Kaimana telah menurunkan alat berat berupa excavator mini untuk membersihkan saluran drainase.

Namun, untuk mempercepat proses, akan dikerahkan excavator berukuran lebih besar.

“Kami sudah menurunkan excavator mini, tetapi agar pekerjaan lebih cepat, kami telah mengerahkan alat yang lebih besar ke lokasi,” jelasnya.

Selain di Jalan Lingkar Simora, pemerintah daerah juga akan melakukan pembersihan drainase di beberapa titik lain. Di samping Polres Kaimana dan di belakang SMA Negeri 2 Kaimana.

Wabup Isak Waryensi juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah membantu menyediakan perahu bagi warga di wilayah terdampak banjir, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk anak sekolah, tetap berjalan.

Di akhir keterangannya, Isak Waryensi mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

“Kabupaten Kaimana adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke dalam drainase, agar tidak terjadi penyumbatan yang menghambat aliran air,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *