Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait agar mendukung penuh implementasi aplikasi XStar di seluruh wilayah Kabupaten Kaimana.
Selain itu, OPD teknis juga diminta segera melakukan pendataan dan verifikasi penerima BBM subsidi secara akurat dan berkelanjutan agar penyaluran subsidi benar-benar tepat sasaran.
Dedy menekankan pentingnya koordinasi aktif antara pemerintah daerah, pihak BPH Migas, dan PT Pertamina Patra Niaga dalam proses sosialisasi, pelatihan, hingga implementasi teknis di lapangan.
“Seluruh OPD teknis seperti Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, dan Dinas Koperasi serta UMKM diharapkan segera melakukan aktivasi dan penggunaan sistem XStar,” katanya.
Menurut Dedy, implementasi sistem digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengawasan distribusi BBM subsidi sekaligus mendukung produktivitas masyarakat.
“Pemerintah daerah berharap implementasi XStar dapat meningkatkan ketepatan distribusi BBM subsidi, mendukung produktivitas masyarakat, serta meningkatkan pengawasan dan optimalisasi pendapatan daerah dari sektor energi,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah OPD teah menggelar rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas ESDM Provinsi Papua Barat, Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Kaimana, Dinas Perikanan Kaimana, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Perwakilan Pertamina Cabang Kaimana, serta para tamu undangan lainnya.









